Archive

Archive for September, 2009

Blog bisnis

Teman-teman, saudara-saudara, rekan-rekan,
silahkan mengunjungi blog saya mengenai bisnis di:

http://riswan-businesstalk.blogspot.com/

Salam
riswan

Categories: bisnis is gudd...

Selamat Lebaran 1 Syawal 1430 H

2009/09/20 riswan99 1 comment

Tak terasa setiap waktu telah terlewati
Ilmu, hikmah dan pelajaran mengisi lembaran waktu demi waktu
Setiap laku dan sabda meninggalkan noda, karena fitrahnya manusia yang selalu
ditemani nafsu dan setan
Setiap langkah meninggalkan jejak yang tak selalu putih
Putih kita niatkan, hitam yang terlewatkan dan teman yang terkorbankan

Setelah melewati bulan suci Ramdhan
Dengan tulus memohon maaf
Atas hitam, jejak, kotor yang tertinggal diantara teman-teman semua,
diantara kalian semua

Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Batin, Met Idul Fitri 1 Syawal 1430H
Semoga silaturahmi diantara kita dan tulisan2 selanjutnya di blog ini
dapat bermanfaat. Amin

Wassalam
Riswan Septiawan Gusman

Categories: Uncategorized

Filosofi Pensil

2009/09/15 riswan99 5 comments

“Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil
ada penghapusnya”
(Pepatah Jepang)

Kali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah penuh hikmah dari sebatang pensil. Dikisahkan, sebuah pensil akan segera
dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.

“Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu gagal.”

“Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan mengalami proses penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal”.

“Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam
dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia”.

“Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan manusia yang menggunakanmu” .

“Kelima. Di saat-saat terakhir, apa yang telah engkau hasilkan itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya.
Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil-pensil yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi
hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai tujuanmu dibuat”.

Sejak itulah, pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya, dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang membutuhkannya.

Friends, pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan misi kita berada di dunia ini. Saya pun percaya bahwa bukanlah
tanpa sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini. Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk
digenapi dan diselesaikan. Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di dunia ini. Apa pun profesinya, saya yakin kesadaran kita mengenai tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi semakin bermakna.

diambil dari milis JBRB

Categories: Uncategorized