Archive

Archive for August, 2009

Bisnis – sebuah perjuangan tentang konsisten dan kontinuitas

Mengapa tema ini saya angkat? Karena menurut saya unsur ini- konsisten dan keberlanjutan – merupakan hal yang tidak kalah penting dalam bisnis. Pemikiran ini merupakan murni hasil dari pengalaman pribadi.

Jika kita melihat cerita sukses Kolonel Sanders yang menciptakan Kentucky Fried Chicken, bagaimana perjuangan dia setiap hari masuk dan keluar restoran untuk menawarkan resep Fried Chicken nya. Dia secara konsisten dan terus menerus setiap hari -pantang menyerah- berusaha untuk mewujudkan mimpinya. Bagaimana Soichiro Honda setiap harinya duduk dan menekuni apa yang menjadi kesukaannya akan dunia otomotif. Secara konsisten, dan berkelanjutan. Dan pada akhrinya mereka menemukan satu titik keberhasilan atas apa yang diusahakannya selama itu. Sebuah penghargaan akan usaha untuk dapat bertahan dan terus menghasilkan yang lebih baik.

Konsisten dan terus menerus memang merupakan senjata ampuh dalam melakukan segala hal di samping bisnis. Dalam keseharian, dalam beraktivitas, dalam menuntut ilmu, konsisten dan kontinuitas merupakan kunci sukses dalam menggapai hasil optimal. Karena dengan itu kita melakukan, kita berbuat, kita menghasilkan yang kemudian akan di follow up untuk dihasilkan hal yang lebih baik daripada sebelumnya.

Saya ingin loncat ke cerita lain untuk memperlihatkan bahwa kedua hal ini sangat berpengaruh dalam kesharian kita. Jika kita melihat sejarah Nabi Muhammad SAW yang setiap hari secara konsisten dan terus menerus medakwahkan ajaran islam kepada umatnya, secara sabar dan ikhlas menerima cacian dan makian umatnya, teruuus dengan sabar dan akhirnya berhasil. Cerita lain dimana seorang Mahtma Gandhi dengan konsisten dan berkelanjutan memperjuangkan keyakinannya yang dapat merubah sejarah dunia. Dengan ini dapat dilihat bagaimana konsisten dan kontinuitas sangat berpengaruh.

Dan rasanya, sangat wajar sebuah bisnis akan berhasil jika kita menerapkan sebuah sistem dan kerja yang konsisten dan berkelanjutan yang tentunya diiringi dengan perbaikan dan kebaikan setiap harinya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan merupakan ajang sharing dengan teman-teman semua.

Salam

Categories: bisnis is gudd...

“Fly With You”


i_wanna_fly_away

First time that I saw your face
I was blown away without a trace
I felt so alone on a busy street
When you passed me by, I felt my feet
Melt away
Melt awat

I pray to God that I can meet
Somebody like the girl that I’ve just seen
Someone that can stop me dead
Someone that will spin round
In my head all day
In my head all day

Someday I will fly with you
Someday I will fly with you

That night I saw her again
Was the first time I touched her hand
She made me feel so warm
We talked all night
Till the dawn came our way
Till the dawn came our way

But the timing was all wrong
When I met the one, I shoulda known
Instead I walked away
Leaving behind my destiny on that day
My destiny on that day

Someday I will fly with you
Someday I will fly with you

But I still see your face in my mind
It’s the only place
And we will meet again
And I will touch
Your hand again on that day
Your hand again on that day

Someday I will fly with you
Someday I will fly with you
Someday I will fly with you
Someday I will fly with you

Song: Pete Murray
Pic:
http://bebane.wordpress.com/2007/01/

satu..

menapaki jalan baru, titian baru, dan rasa baru
terasa baru dan membiru
biru dengan wajah lama terpendam, biru dengan keharuan dan kesenangan
kebahagiaan akan penemuan sosok yang telah lama hilang dan mengisi relung
lalu kembali ke dasar, kehampaan dan keperihan, terbentur makna sejatinya SATU
sejatinya cinta dan sejatinya prasangka publik

mendefinisikan hati demi sebuah kata: kebahagiaan
mendefinisikan kebersamaan demi sebuah rasa: indah
dan merelakan jiwa demi sebuah keinginan: tak tersakiti
merelakan.merelakan.merelakan.merelakan = tersakiti = merelakan = terlupakan = waktu

melangkah, jika membahagiakan
tak perlu menoleh ke belakang, jauh didepan merupakan hal terpenting
sisakan yang putih dan hapuslah yang hitam
mengalirkan air mata tak memberi makna, hanya meluangkan waktu tuk mengais kepedihan
akan waktu yang telah dilalui

pikirlah, aku ini sampah
dan tak layak untuk dimiliki, sudah fitrahnya harus terbuang
akulah sisa-sisa dari cacian peri yang tak terperi
simpanlah air matamu, untuk hal-hal selain aku…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.