Archive

Archive for 2009/07/19

Faceebook?? Haruskan diblokir??

Mat Bloger sedang mabuk kepayang dalam pelukan Facebook. Jejaring sosial itu bagaikan pil nikmat yang bisa membuat dirinya ekstase. Setiap saat dia membuka Facebook dengan BlackBerry Storm miliknya, di kantor, di bus, di taksi, di mal, di kafe, di mana-mana. Macam-macam yang ia kerjakan: melihat status teman, mengunggah foto dan video, bincang-bincang dengan koleganya di mancanegara, memainkan game Trivian atau balapan mobil, dan sebagainya.

Saking terlenanya oleh Facebook, Mat Bloger ditegur bosnya. Dia dianggap lebih mementingkan jejaring sosial itu ketimbang pekerjaan. Produktivitasnya pun dinilai turun. Tentu saja Mat Bloger tak terima ditegur begitu.

“Semprul! Bos macam apa itu? Mosok saya disebut buang-buang waktu dan kurang produktif. Membuka Facebook kan bagian dari pekerjaan, Mas. Saya memperluas jaringan, berkomunikasi dengan para klien, dan memantau pasar. Huh, dasar sontoloyo!”

Saya ngakak mendengar Mat Bloger mengomel. Facebook memang memicu kontroversi. Di beberapa perusahaan, akses ke Facebook malah sudah diblokir karena dipandang tiada gunanya dan hanya membuang waktu. Tapi di korporat-korporat lain, jejaring sosial itu dibiarkan karena dianggap bagus bagi karyawan. Mana yang benar?

Facebook itu memang fenomena teknologi yang membuat kita berdecak-decak kagum. Dua tahun belakangan ini jumlah penggunanya melonjak drastis di seluruh dunia, sekitar 250 juta, atau bertambah 50 juta dalam tiga bulan terakhir. Di Indonesia saja, lebih dari 6,8 juta pengguna. Dan Indonesia berada di peringkat tujuh negara dengan pengguna terbanyak.

Popularitas itu membuat sebagian kalangan lalu menimbang-nimbang baik dan buruknya. Awal pekan ini, lembaga riset Nucleus Research menyurvei pengaruh Facebook terhadap produktivitas karyawan. Survei dilakukan secara acak terhadap 237 pekerja kantoran. Hasilnya menunjukkan Facebook menurunkan 1,5 persen produktivitas karyawan. Artinya, jika ada 100 pegawai yang semuanya membuka Facebook ketika bekerja, itu sama dengan perusahaan kehilangan 1,5 karyawan. Sebanyak 87 persen responden mengaku aktivitas mereka di Facebook tak berhubungan dengan pekerjaannya. Tapi rasanya terlalu dini kita mengambil kesimpulan dari survei dengan sampel yang sangat kecil.

Pada Juni lalu, perusahaan aplikasi berbasis web 2.0, Facetime, mengeluarkan hasil berbeda. Menurut survei mereka, 1.199 responden dari kalangan profesional di bidang teknologi menganggap jejaring sosial seperti Facebook sangat penting bagi pekerjaan mereka. Sebanyak 46 persen responden menilai aplikasi jejaring sosial–Linkedn, Facebook, dan Twitter–memiliki business value. Tapi 31 persen responden mengakui penggunaan jejaring itu perlu dikontrol.

Profesor Brent Coker dari Universitas Melbourne mengungkapkan data lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukannya terhadap 300 responden, lebih dari 9 persen karyawan lebih produktif jika sempat istirahat sejenak. Istirahat sejenak itu maksudnya berkegiatan di sela menyelesaikan pekerjaan, misalnya merokok, mengudap, ngobrol, atau membuka Facebook.

“Jadi kesimpulannya bagaimana, Mas? Facebook itu baik atau buruk?”

“Kita tak bisa melihat masalah ini secara hitam-putih, Mat. Facebook mungkin memang meningkatkan produktivitas, barangkali juga tidak. Untuk karyawan yang mampu mengelola waktu, menata prioritas kerja, Facebook tentu bukan ancaman. Sebaliknya bagi mereka yang terlalu larut membuka jejaring sosial itu, misalnya lebih dari empat jam atau separuh jam kerjanya, tentu Facebook bakal jadi masalah.

Manajemen sebuah perusahaan juga tak bijaksana bila serta-merta menutup akses ke jejaring tersebut. Perusahaan mestinya lebih fokus pada upaya mengapresiasi karyawan yang kinerjanya bagus dan mendisiplinkan pegawai yang kerjanya amburadul. Bukan mempermasalahkan Facebook.”

artikel diperoleh dari http://blog.tempointeraktif.com/blog/perlukah-kantor-memblokir-facebook/

yup setuju dengan artikel di atas, liat kasus orangnya bukan facebooknya. Bisa jadi facebook malah menjadi salah satu alat untuk ngetes karyawan apakah mereka bisa disiplin, mengatur waktu dan melihat proritas.

Categories: Uncategorized

E&Y Mencari Kamu-kamu!!!

Ernst & Young Cari wirausahawan Terbaik

Rabu, 01 Juli 2009 | 14:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Ernst & Young kembali mencari wirausahawan terbaik tahun ini. Pemenang akan diumumkan dalam gala dinner pada 18 November. “Kami berharap tahun ini lebih banyak lagi wirausahawan Indonesia yang ikut serta dalam program ini,” kata Chief Executive Officer Ernst & Young Giuseppe Nicolosi dalam pembukaan program tersebut di Jakarta, Rabu (1/7).

Giuseppe mengatakan kriteria wirausahawan terbaik tahun ini masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni inovasi, integritas, semangat kewirausahaan, strategi bisnis, kinerja keuangan, dan dampak nasional dari usaha mereka.

Selama dua bulan ke depan panitia akan menerima nominasi dari semua kalangan. Setelah itu juri akan menyeleksi para nominator selama dua bulan. Para juri kemudian akan mengunjungi para nominator di lokasi usaha mereka.

Selain mencari pemenang dari kalangan pebisnis, Ernst & Young bekerja sama dengan Schwab Foundation juga mencari nominasi untuk Social Enterpreneur. “Peran wirausaha pada saat krisis seperti ini sangat penting karena menghadirkan ide-ide baru yang membuat bisnis lebih dinamis,” katanya.

Pemenang penghargaan wirausahawan terbaik akan mewakili Indonesia pada acara penghargaan World Enterpreneur of The Year di Monte Carlo pada tahun depan. Sedangkan pemenang Social Enterpreneur akan mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Schwab Foundation dan World Economic Forum.

Ernst & Young memulai program penghargaan ini sejak 2001. Sejak dimulai hingga saat ini, sudah ada 115 finalis yang mengikuti program tersebut.

Lets join and be success youngentrepreuner!!!

Categories: bisnis is gudd...

Wirausaha Muda Mandiri

Saatnya membuktikan talenta kamu dan invovasi di bidang bisnis!!!

Wirausaha Muda Mandiri

Wirausaha Muda Mandiri

Raih Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2009
dan
Buktikan kemandirianmu

Apa Program Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2009?

Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri 2009 adalah program pemberian penghargaan persembahan Bank Mandiri kepada wirausahawan muda. Program ini dimulai sejak tahum 2007, sebagai wujud kepedulian Bank Mandiri terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia

Kategori Peserta

  • Kategori mahasiswa program diploma dan sarjana
  • Mahasiswa Perguruan Tinggi mulai dari Program D1, D2, D3, D4 dan S1

  • Kategori mahasiswa program pascasarjana dan alumni
  • Mahasiswa Perguruan Tinggi Program Pascasarjana dan alumni Program D1, D2, D3, D4, S1, S2 dan S3 (masa alumni maksimal 5 tahun)

Kategori Bidang Usaha

  • Wirausaha Industri dan Jasa Mandiri
  • Mencakup berbagai macam sektor industri (Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Perikanan dan Jasa)

  • Wirausaha Boga Mandiri
  • Mencakup berbagai pengolahan makanan dan minuman

  • Wirausaha Kreatif Mandiri
  • Mencakup Design Fashion, Video, Film & Fotografi, Kerajinan, Design Arsitektur dan Layanan Komputer

Kriteria Peserta

  • Warga Negara Indonesia, belum berusia 35 tahun tanggal 1 Oktober 2009
  • Mahasiswa perguruan tinggi (Negeri dan Swasta) mulai dari program D1, D2, D3, D4, S1, S2 dan S3
  • Alumni perguruan tinggi (Negeri dan Swasta) mulai dari program D1, D2, D3, D4, S1, S2 dan S3 (masa alumni maksimal 5 tahun)
  • Memiliki usaha yang telah dijalankan minimal 1 (satu) tahun terakhir terhitung tanggal 1 Oktober 2009

Total Hadiah Rp. 270 juta untuk 12 orang Pemenang yang terdiri dari :

  • 6 orang Pemenang Pertama mendapatkan Piala, Piagam dan Tabungan sebesar Rp. 25 juta
  • 6 orang Pemenang Kedua mendapatkan Piala, Piagam dan Tabungan sebesar Rp. 20 juta

Tahapan Metode Penilaian

  • Penilaian administratif
  • Survei pertama
  • Skoring
  • Survei kedua
  • Penjurian wilayah
  • Penjurian final

Bobot Penilaian

1. Aspek kewirausahaan : bobot 40%
2. Aspek pengelolaan bisnis : bobot 30%
3. Aspek sosial : bobot 20%
4. Aspek kepribadian : bobot 10%

Jadwal Pelaksanaan

1. Pendaftaran : Mei-Agustus 2009
2. Survei lokasi : Mei-September 2009
3. Penjurian wilayah : Oktober 2009
4. Penjurian nasional dan pembinaan : November 2009
5. Penganugerahan penghargaan : November 2009

Formulir Pendaftaran

Di seluruh cabang Bank Mandiri dan perguruan tinggi setempat atau kunjungi:

Informasi Lebih Lanjut

Silahkan hubungi mandiri call14000 atau email ke Wirausaha Muda Mandiri

Atau lebih lengkapnya klik http://www.bankmandiri.co.id/promo/wmm1.asp
ayo pada ikutan dan jadilah pemuda sukses dan mandiri!!!

Categories: bisnis is gudd...

Sektor Kreatif Bandung

Sektor Kreatif Diperkirakan Serap 400 Ribu Tenaga Kerja

Kamis, 09 Juli 2009 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, BANDUNG- Sektor Industri Kriya dan Kreatif di Jawa Barat diprediksi akan menyerap sedikitnya 400 ribu tenaga kerja setiap tahunnya. Sektor ini, selain membutuhkan tenaga kerja massal dari sektor formal maupun informal, juga menyumbang 3,3 persen produk domestik bruto di Jawa Barat.

” Di Jawa Barat sendiri baru 300 industri kriya dimana 30 persen pelakunya perempuan yang terdata. Kami masih mendata total seluruhnya yang potensial” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada) Jawa Barat Netty Prasetiani Heryawan di sela pembukaan Kriya Pesona Bandung ke 4, Kamis (9/7).

Target Dekranasda Jabar sendiri selain pemenuhan modal buat industri kriya juga adalah pelatihan teknologi informasi agar mereka lebih mudah dalam memasarkan produknya.”Ini yang tengah kita kembangkan agar tingkat pemasaran produknya membaik,” ujarnya.

Menurut Netty, perlu kebijakan dari pemerintah untuk mengeluarkan surat edaran berupa imbauan agar masyarakat menggunakan produk lokal. Pameran 70 Produk unggulan industri kriya dan kreatif rumahan kota Bandung digelar dari hari ini, Kamis (9/7) sampai Ahad, 12 Juli 2009 di Graha Manggala Siliwangi.

Ayo kita majukan industri kreatif kota Bandung!!!

Categories: bisnis is gudd...