Archive

Archive for 2009/07/18

Nyanyian hati #2

Menari adalah pilihan- jika yang ada hanya bisa menyanyi
Menyanyi akan membuatmu senang – dan bersenandung menentramkan hatiku
Melihat adalah kebahagiaan- dan hatimu melengkapinya
Menyentuh adalah menjalin hubungan – dan tatapan mendalamkan ikatan

Apa yang kau kecap- akan kau telan
Apa yang kau sentuh- akan kau rasakan
Apa yang kau lihat- akan kau nikmati
Apa yang kau jalin- itulah yang menguatkanmu

Tumbuhlah sewajarnya- seperti bunga dan air itu
Bersikaplah seharusnya- seperti kantilever kelapa di pantai itu
Bernyanyilah seperti biasanya- layaknya burung berkicau dipagi hari
Berlakulah- karena tempatmu disana

Kuatkan hatimu- fokuskan pikiran
Apa yang menjadi kebahagiaan tertinggimu?
Bersenanglah jika sekelilingmu merasakan kesenangan
Lihatlah, sentuh, rasakan dan tatap dalam-dalam
Adakah engkau dimata mereka??

Dan saatnya kini seperti buah kelapa, menghilangkan dahaga dan melenyapkan rasa lapar.

Itulah rejekimu -sejumlah itu dan sudah saatnya-.

Hlo semuanya, ini cerita fresh from the oven loh. Hari ini kejadian ini saya alami. Saya ingin berbagi bahwa apa yang sudah menjadi rejeki kita memang itulah haknya dan itulah waktunya. Bukan cara instan,  bukan cara mudah dan cepat. Tapi terkadang kawan, cara itu datang dengan cara yang ajaib, aneh, luar biasa, tidak masuk akal atau apapun istilahnya itu.

Tadi pagi saya pergi ke Gunung Sitoli, agendanya adalah menjemput Bos dan mengambil uang di atm. Setibanya di atm BNI saya langsung masuk. Dan saya terkejut ketika menemui mesin atm dengan tulisan

Apakah Anda akan melanjutkan transaksi??

>> YA ?
>> TIDAK??
Itu artinya ada kartu atm yang masih tertinggal di dalam mesin itu. Dan yang saya lakukan adalah otomatis menekan tombol TIDAK. Seketika keluar kertas print out tercetak jumlah pengambilan uang dan sisa Saldo yang ada. Lebih terkejut ketika saya temui bahwa sisa saldonya 8 digit dan dalam jumlah yang tidak sedikit.

Setelah saya melakukan transaksi kemudian saya kembalikan kartu atm itu kepada petugas yang berjaga di bank BNI dan mereka mengucapkan terima kasih. Lega rasanya telah mengembalikan sesuatu pada tempatnya dan mengerjakan hal yang seharusnya.

Sekembalinya dari Gunung Sitoli saya mencoba online untuk mengecek email dan hal lainnya. Kebetulan di Sorake yang menjadi salah satu spot untuk surfing ini saya memiliki teman yang sedang pulang kembali ke Australia untuk beberapa urusan. Saya berteman baik dengan dia karena sering melakukan percakapan dan tukar cerita. Nama dia brett. Nah tiba-tiba dia nge-BUZZ untuk meminta beberapa pertolongan. Menanyakan hal ini dan itu, bla..bla…bla… Dan tanpa disangka-sangka dia bilang kalau dia akan membawakan saya sebuah IPOD Classic 120G baru, gratis.  Alhamdulillah. Ini lah dia “mungkin” sekali lagi “mungkin” hasil buah saya menanam kebaikan di atm tadi. Walaupun di atm tadi saya bisa mendapat 10 atau 20 kali harga ipod itu tapi rasanya lebih bahagia mendapatkan ipod itu. Karena itu, sudah swajarna dan sudah saatnya.

Itulah kawan, itulah rejekiku. Sejumlah itu dan sudah saatnya. Bagaimana dengan teman-teman?

Salam, July 2009.

Categories: Uncategorized